
Jakarta, Collect Fuzzle Indonesia
—
Menteri Dalam Negeri (
Mendagri
) Tito Karnavian mengungkapkan ide agar kepala daerah mendapat insentif atau bonus berupa persentase dari pendapatan asli daerah (PAD) yang dicapai.
Tito menyampaikan hal itu merespons pertanyaan wartawan mengenai maraknya kepala daerah terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
“Kenapa? Kalau dia PAD-nya makin tinggi, kepala daerahnya makin aktif, kreatif, untuk mencari anggaran sendiri tanpa memberatkan rakyat,” kata dia seperti dikutip dari
Antara
, Kamis (11/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Tito, skema tersebut dapat memacu kepala daerah untuk lebih kreatif mencari anggaran demi kepentingan daerahnya. Insentif diberikan sebagai penghargaan atas kinerja kepala daerah bersangkutan.
“Tidak ada salahnya kalau seandainya mereka diberikan insentif hasil kerjanya mereka. PAD-nya akan bertambah kan, tapi kalau tidak ada insentifnya mungkin mereka jadi tidak semangat, kurang semangat, untuk mendapatkan PAD,” ucapnya.
Mengenai kepala daerah yang belakangan ini kerap terjaring OTT komisi antirasuah, Tito mengatakan: pembinaan sudah sering dilakukan.
“Tetapi kan kembali kepada pribadi masing-masing, ya,” kata dia.
Dia menyebut, usulan lain untuk mencegah kepala daerah korupsi juga sudah ada, seperti memberikan dukungan dana operasional.
“Supaya dia (kepala daerah) enggak ke mana-mana, kan,” katanya.
Namun, usulan tersebut dinilai tetap menimbulkan pertanyaan lanjutan. “Apakah bisa menjamin? Pertanyaannya itu,” ujar Tito.
Sejumlah kepala daerah kerap terjaring OTT KPK dalam beberapa waktu terakhir. Teranyar, KPK menahan mantan Bupati Muara Enim Edison (EDS) setelah melakukan OTT pada 8 Juni 2026.
Edison ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap di lingkungan Pemerintah Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, tahun anggaran 2025-2026.
Edison diduga memerintahkan Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Muara menerima setoran dari para rekanan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Muara Enim.
Sebelum itu, KPK juga menahan mantan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, mantan Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo, hingga mantan Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari.
(antara/ugo)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video Collect Fuzzle]
Baca lagi: Iran Tutup Total Jalur Penting Selat Hormuz, Dunia Bakal ‘Gemetar’?
Baca lagi: Demo Besar-besaran Tuntut Presiden Bolivia Mundur Berujung Rusuh
Baca lagi: Taylor Swift Ramaikan Premiere Toy Story 5 di Hollywood

2 Responses
Slot gacor hari ini menawarkan pengalaman bermain yang lebih seru dengan tampilan menarik, bonus melimpah, dan peluang maxwin besar yang jadi incaran banyak pemain
Artikel yang sangat mengesankan dan penuh informasi berguna. Saya mendapatkan banyak wawasan baru yang dapat menambah pengetahuan dan pemahaman saya. Terima kasih telah berbagi konten yang bermanfaat dan inspiratif. Jangan lupa mengunjungi https://abes-dn.org.br/parceria-entre-jps-mg-e-bloom-consultoria-da-vaga-a-jovem-em-curso-de-hidraulica/