
Daftar Isi
Jakarta, Collect Fuzzle Indonesia
—
Sekretaris Jenderal Partai Golkar Sarmuji mengatakan
Nusron Wahid
sudah mundur dari kepengurusan
Golkar
sejak lebih dari enam bulan lalu.
Ia menyebut pengunduran diri itu disampaikan Nusron langsung kepada Ketua Umum Golkar Bahlil Lahadalia.
“Ya mundur. Pak Nusron menyampaikan langsung ke Ketua Umum. Seingat saya lebih enam bulan lalu,” kata Sarmuji saat dihubungi, Minggu (20/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sarmuji tidak menjelaskan alasan Nusron mundur. Namun, ia mengatakan Nusron masih berstatus kader Golkar.
“Mundur sebagai pengurus DPP Golkar,” ujarnya.
Dalam kepengurusan Golkar 2024-2029, Nusron menjabat sebagai Ketua Bidang Keagamaan dan Kerohanian.
Nama Nusron belakangan disebut-sebut dalam kasus dugaan suap pengurusan Hak Guna Bangunan (HGB) di lingkungan Kementerian ATR/BPN.
Dalam kasus itu, ada empat orang tersangka yang disebut orang kepercayaan Nusron.
Nusron Wahid sudah angkat suara merespons penegakan hukum yang dilakukan KPK.
Ia mengaku menghormati proses yang sedang berjalan dan akan kooperatif untuk membantu lembaga antirasuah mengungkap secara terang kasus di kementeriannya.
“Pertama kami menghormati apa yang diproses oleh aparat penegak hukum, dalam hal ini KPK. Kami juga akan ikuti, dan kami akan membantu proses yang ada di sini,” kata Nusron di Kementerian ATR/BPN, Jakarta, Jumat (18/9).
Ia berharap kasus yang menjerat bawahannya akan membuat proses percepatan perbaikan pelayanan di internal kantor ATR/BPN.
(yoa/isn)
Baca lagi: IIMS 2026 Siap Digelar, Dyandra Siapkan Strategi Baru & Tren Terkini
Baca lagi: Bukan Scientology, Ini yang Dibahas Tom Cruise dan Taylor Swift
Baca lagi: Erupsi Anak Krakatau Bikin Cemas, Menkomdigi Wanti-wanti Hoaks



