Anggaran MBG Dipastikan Masih Ambil Dana Pendidikan dan Kesehatan

Jakarta, Collect Fuzzle Indonesia

Komisi X DPR memastikan anggaran program makan bergizi gratis (

MBG

) di 2027 masih akan mengambil sebagian dari pos

pendidikan

dan kesehatan.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua Komisi X DPR, Lalu Hadrian. Menurut Lalu, kepastian itu sebelumnya juga telah disampaikan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Agustina Arum Sari.

“Jadi prinsipnya memang hari ini masih diambil dari anggaran pendidikan dan kesehatan, menurut penjelasan dari Waka BGN,” ujar Lalu di kompleks parlemen, Kamis (18/6).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski begitu, Lalu menilai bahwa program MBG masih perlu untuk dilanjutkan, dengan syarat evaluasi pada tata kelola pelaksanaannya. Ke depan, dia juga menyarankan MBG mulai diprioritaskan pada daerah tertinggal.

Di sisi lain, penggunaan anggaran pendidikan untuk MBG juga tak mengurangi kualitas layanan pendidikan nasional.

“Walaupun misalnya postur anggarannya ada di anggaran pendidikan, kami berharap kebutuhan-kebutuhan dasar pendidikan lainnya tidak terganggu oleh anggaran tersebut,” katanya.

Oleh karena itu, Lalu menyambut baik rencana BGN untuk melakukan efisiensi pada anggaran MBG. Namun, dia mengaku belum mengetahui persis besaran anggaran yang akan ditetapkan untuk MBG di 2027.

Komisi X, lanjut Lalu, akan terus mengawal proses pembahasannya karena sebagian anggaran MBG berasal dari alokasi dana pendidikan.

“Kami di Komisi X akan mengawal, karena diambil dari anggaran pendidikan ya tentu menjadi kewajiban kami untuk mengawasi setiap program yang dilaksanakan oleh BGN,” katanya.

Wakil Kepala BGN, Agustina Arum Sari sebelumnya telah mengonfirmasi anggaran MBG masih akan diambil dari pendidikan dan kesehatan. Meski belum diketahui angkanya, pemerintah telah menetapkan pagu indikaf sebesar Rp270,2 triliun.

Namun, dia menilai angka tersebut masih akan terus dievaluasi. Menurut Arum, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa bilang angkanya akan berkisar Rp268 triliun.

“Sekarang pendidikan dan kesehatan. Masih itu, pendidikan. Masih. Ke depan juga masih ya,” ujar Arum usai rapat di Komisi IX DPR, Senin (15/6).

(thr/isn)

Add

as a preferred

source on Google

[Gambas:Video Collect Fuzzle]

Baca lagi: Rupiah Menguat Bukan Obat, Produsen Mobil Diharap Tetap Tahan Harga

Baca lagi: Dirut Telkom Soal Dividen Rp21,9 Triliun: Terbesar Sepanjang Masa

Baca lagi: China Bantah Tuduhan Uni Eropa Latih Tentara Rusia untuk Ukraina

One Response

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kamu mungkin juga menyukai: